Another Book Review: Teka-Teki Rumah Aneh
Haiii!! Gue kembali lagi dengan ulasan dari buku yang baru gue baca. Judulnya Teka-Teki Rumah Aneh. Sebelum mulai mengulas isi bukunya, gue mau bahas asal mula kenapa akhirnya gue membaca buku ini. Jadi begini, gue lupa dari mana persisnya dapat rekomendasi buku ini, tapi seinget gue dari Twitter dan Tiktok. Di Twitter ada yang pernah bahas buku ini dan dari situ gue mulai tertarik tapi belum sampe kepikiran beli karena budgetnya sejauh ini belum bisa untuk beli buku tersebut 😢 Lalu di tengah-tengah gue bertualang di Tiktok, muncullah buku ini versi manga. Waktu itu dikasih beberapa cuplikan halamannya sama yang punya akun yang akhirnya membuat gue semakin penasaran. Sayangnya kembali ke permasalahan di awal: Budget! So, untuk sementara masih berada di wishlist gue sampai masalah budget ini teratasi.
Dan sekarang, setelah menunggu beberapa bulan dengan budget yang cukup, akhirnya tercapailah keinginan gue untuk membeli dan membaca buku ini. Mari kita tepuk tangan!
Walaupun prosesnya agak cukup panjang ya sebetulnya, mulai dari mengumpulkan budget, lalu coba cari online dan offline, menimbang-nimbang apakah sebaiknya harus keluar banyak uang dengan beli offline atau harus keluar sedikit uang dengan beli online (maklum, di era yang apa-apa butuh duit, gue berusaha semaksimal mungkin mendapatkan sesuatu dengan harga semurah mungkin biar bisa berhemat dan menabung) yang akhirnya gue berakhir beli online since it's cheaper eventhough it takes time to wait. But don't worry guys, it's really worth it and I don't regret it at all! Setelah akhirnya buku ini berada di pelukan gue, gue pun bisa membaca dengan bahagia.
Sekali lagi, it takes time. Setelah vakum beberapa bulan baca novel, gue seperti kehilangan daya membaca. Gue mudah bosan jadi beberapa kali gue berhenti dan agak lama baru balik baca lagi. Meskipun begitu, buku ini sebetulnya ga seberat yang gue bayangkan. Now, let's start the review, shall we?
Waktu membaca sedikit cuplikan dari versi manganya, gue pikir ceritanya makin ke belakang akan semakin menegangkan. Namun rupanya gue salah total. Overall, untuk ukuran cerita misteri, buku ini cukup ringan. Isinya lebih mengarah ke mengungkapkan kemisteriusan teka-teki dari sebuah rumah (atau beberapa rumah, kalo kalian baca akan tahu kenapa gue bilang beberapa). Jadi jika ada yang berharap ada pembunuhan atau hal-hal yang mengancam orang-orang yang mengungkap misteri rumah-rumah itu, sebaiknya kalian sudahi harapan itu karena ga akan terjadi. Like I said, keseluruhan ini cuma hanya ingin mengungkapkan aja. Berawal dari seorang penulis lepas yang diberitahu oleh kenalannya soal rumah yang denahnya sangat tidak lazim. Dari rasa penasaran itu, akhirnya si penulis lepas ini menanyakan perihal denah rumah aneh ini ke arsitek kenalannya. Dan dari rasa penasaran itulah sedikit demi sedikit terungkaplah asal-usul kenapa rumah tersebut dibangun sedemikian rupa.
Sejujurnya bahasa atau istilah yang digunakan di buku ini juga ga seberat yang gue bayangkan dan masih bisa dinikmati dengan keadaan sedikit mengantuk. Narasinya pun bisa dibilang tidak terlalu banyak, lebih banyak dialognya. Dialognya pun bukan tipikal dialog pada umumnya yang ada tanda kutip di tengah-tengah narasi. Malah lebih seperti dialog untuk skenario. Kebayang, 'kan? But if you have a memory of a goldfish, gue sarankan kalian pelan-pelan aja bacanya atau sambil mencatat. Karena ada banyak nama dan silsilah yang harus kalian ingat di tengah-tengah pengungkapan ini. Gue sendiri pun bolak-balik baca hanya untuk memastikan gue ga salah baca 😂
So, for this book, I must say that I enjoy reading it. Beberapa bagian agak membuat gue bergidik karena ga habis pikir orang gila mana yang melakukan ini but at the same time tidak sulit untuk dipahami. Jadi untuk yang sangat kepoan, buku ini sangat gue rekomendasikan 👍 Mungkin segitu aja yang bisa gue ulas (karen memang buku ini ga setebal itu). Semoga di tahun yang baru ini akan ada lebih banyak buku yang gue baca dan gue ulas di sini. Sampai jumpa di postingan berikutnya! 💙


Comments