Book Review: Cat Who Saved Books & The Tokyo Zodiac Murders

 Hai, gue kembali lagi! Terakhir gue post udah lebih dari setahun lalu, bahas soal buku yang gue baca, dan sekarang gue kembali kurang lebih dengan hal yang sama alias masih bahas buku. Sebetulnya dua buku yang mau gue bahas ini belinya di akhir tahun 2024, tapi karena baru selesai baca di akhir 2025 dan awal 2026 jadilah baru gue bahas sekarang wkwkwk --maap. So I guess, we can start the review now, shall we?


Cat Who Saved Books

Honestly, waktu itu gue ga berpikir banyak waktu beli buku ini because the cat was already a valid reason for me to buy the book lol but seriously though, siapa sih yang bisa menolak pesona seekor kucing meskipun itu cuma cover buku? So thus I ended up choosing this book. Bahkan setelah membacanya pun gue sama sekali ga menyesal. Ceritanya tergolong ringan, jadi cocok untuk gue yang sedang di fase-fase reading slump --tapi beneran, fase ini tuh nyiksa banget, kecepatan membaca gue jadi menurun. Melihat dari judulnya, mungkin isi ceritanya akan terdengar remeh ya. Tapi semakin jauh gue membaca buku ini, gue jadi sadar kalo yang jadi problem di buku ini tuh ga jauh dari apa yang ada sekarang. I won't spoil much about it, but once you read you'll understand. Not gonna lie, this book makes me refflect much about my perspective with books that I've read or bought. Dan selanjutnya mungkin gue akan lebih bijak lagi soal buku. All I can say is, this book let you have some adventure by reading it and also give you something heartwarming but I won't explain any futher. Now, what's next?


Tokyo Zodiac Murders


Sangat berbeda dengan buku sebelumnya yang ngasih petualangan dan cerita yang hangat, we'll gonna turn to a dark side right now. Sejujurnya alasan gue milih buku ini lebih karena harganya cenderung lebih masuk di kantong gue ketimbang buku sejenis lainnya --terutama bukunya Keigo. Waktu akhirnya gue mulai baca buku ini, gue disuguhkan catatan dari pelaku pembunuhannya yang bikin gue mikir "Orang ini gila sih!", lalu memutuskan untuk ga baca dulu karena gue keburu kesel wkwkwk That's why gue akhirnya baca Cat Who Saved Books dulu baru baca yang ini. TAPI, begitu gue akhirnya melewati catatan si pembunuh ini dan baca sampai selesai, gue sadar gue terlalu cepat berasumsi. Kenapa?? Because the killer is not like who I thought

Penjelasan yang bagus, bukan? Setidaknya ga ada spoiler yang gue sampaikan, tapi untuk yang mau baca buku ini, gue sarankan jangan terkecoh. Buku ini bahas tentang kasus Pembunuhan Zodiak Tokyo yang udah terjadi sangat lama dan belum ditemukan pelakunya. Sampai akhirnya dua tokoh utamanya membahas dan mencari tahu siapakah dalang di balik pembunuhan misterius ini sampai bikin polis kewalahan. Yang suka baca cerita detektif kayak gini, gue pastikan kalian ga akan kecewa dengan buku ini. Bahkan penulisnya sendiri ngasih challenge ke pembacanya apakah kalian bisa mengungkapkan siapa pelakunya beserta triknya setelah diberikan semua petunjuk yang ada. And he really said it in the middle of the chapter, right before the main character about to reveal the case

Tapi untuk yang gampang pelupa, mungkin akan harus baca bolak-balik di beberapa bagian karena memang informasi yang diberikan ibarat lo berdiri air terjun. Banyak sekali, bikin lo gelagapan yang bahkan susah untuk narik napas saking banyaknya. Jadi, jangan terburu-buru --seperti gue-- santai aja. Bukunya ga akan ke mana-mana. What I can say is, it's really worth to read, period!

Jadi, gue rasa itu aja review yang bisa gue sampaikan. Sadly, I don't read much even last year, hope I read more this year. Di tengah situasi yang semakin buruk dan bad news yang tidak habis-habisnya, I'm just hoping for justice this year. Itu saja, semoga hari kalian menyenangkan. Sampai ketemu di postingan berikutnya! 😉

Comments

Popular Posts