Another New Addiction: The Apothecary Diaries
Welcome back, ladies and gentlemen! Setelah postingan-postingan gue sebelumnya yang kebanyakan berisi review buku, kali ini gue membawa sesuatu yang akan menarik. Jujur aja, gue bukan orang yang sering dan banyak nonton anime. Pilihan gue pun sebatas itu-itu aja, kayak Detective Conan dan Digimon. Itu pun ga semua episodenya gue tonton. Ada satu sih yang waktu itu direkomendasikan oleh influencer di Instagram, judulnya Lycoris Recoil. It's quite good, actually; sayangnya kurang begitu berkesan meskipun premisnya cukup bagus menurut gue. Lalu ada satu lagi yang sebetulnya gue udah tahu cukup lama, tapi baru kepikiran untuk nonton saat itu. And you know what? Gue suka! Judulnya Ouran High School Host Club. Tiap episodenya tuh terbilang santai sih menurut gue, bisa dinikmati sambil lalu dan banyak komedinya juga—dan gue baru sadar kalau untuk tahun segitu anime ini bisa dibilang cukup progresif. Sayangnya, tidak ada season 2, teman-teman 😭 Jadilah gue digantungkan begitu saja
Lalu ketemulah gue dengan anime ini di beranda Netflix gue:
![]() |
| Apothecary Diaries Poster |
No thoughts, just curious. Jadi gue coba nonton episode pertama. Eh, seru juga ya? Makin gue lanjut, makin penasaran. Di saat makin penasaran, animenya berhenti di episode 12, alias belum ada episode baru lagi—aakkhh, gue stres, ini terlalu seru dan gue ga bisa nunggu. Tapi yaa gimana, part 2-nya baru keluar bulan Januari. Mau ga mau gue mesti nunggu dong, ya kan? Tapi tuh... gini... How should I start to explain? Hahaha gue ga ada ekspektasi apa-apa waktu nonton ini, purely cuma penasaran dan langsung nonton. Dan awalnya gue pikir, ah, paling cuma keseharian peracik obat gitu kan. Technically, iya bener, keseharian peracik obat bernama Maomao. Tapi makin ke sini plotnya makin melebar. Maomao masih ngeracik obat—malah yang lain-lain juga dia racik. Lalu dari ngeracik obat itu dia ga sengaja berakhir menjadi dayang selir istana, memecahkan kasus yang kadang berhubungan dengan obat dan racun atau ga ada hubungannya sama sekali. Juga makin ke sana makin kelihatan politik di istana kayak gimana dengan antarselir atau dengan klan lain.
Yang jujur, membuat gue ga menyangka ternyata gue masih bisa into anime lagi, di titik gue pengen koleksi komik bahkan light novel-nya. Sekarang malah kepikiran beli figurin beserta printilan lainnya, even sekarang udah kepikiran pengen ke event-nya di Universal Studios Japan—welcome to your new addiction, young lady. Tapi melihat harga dan skala prioritas gue saat ini, semua itu terpaksa gue masukkan sementara ke wishlist dan bucket list. It's okay, walaupun ga sekarang terwujud, mungkin nanti bakal terwujud. Who knows, ya kan? Dan juga setelah season 2-nya yang keluar tahun lalu, tahun ini mereka mau ada film dan season 3-nya—yeaayyy. Sebagai yang ga sering-sering ngikutin banget anime, ini kayak pengalaman kedua gue setelah ngikutin filmnya Detective Conan. Doakan aja dompet dan rekening gue tebal biar bisa menikmati adiksi yang akan mengeluarkan sangat banyak uang ini.
Tapi jujur, seneng sih. Ga tau kenapa, gue udah lama ga tertarik sama segala hal yang padahal menarik sih sebetulnya. Entah ga ada energi, udah capek dengan diri sendiri, so I just lost interest in anything. Gladly, this thing proved me wrong. And I'm happy I still can enjoy things like I did before. I mean, di tengah-tengah kehidupan yang melelahkan dan also this close to make you lose your mind, punya satu tontonan yang seru tuh bak diguyur air di tengah panasnya cuaca. Kepala lo mau meledak, tapi air ini yang menahan lo untuk tetap waras dan terhidrasi. Lumayan juga, hiburan di saat pandangan lo kelihatan gelap di depan biar lo bisa semangat lagi.
So, itu aja dari gue hari ini. Jujur, ini berantakan banget—bisa dilihat dari berapa kali gue nyebut kata 'jujur' di postingan ini, tapi semoga postingan ini bisa jadi penyemangat gue—dan mungkin kalian juga—untuk yang saat ini butuh hiburan, karena anime satu ini beneran harus kalian tonton dan kalian tunggu season selanjutnya. Sampai ketemu di postingan selanjutnya!

Comments