Jangan Lepaskan Anak Gadis Sendirian di Pasar Beringharjo

Guess who's back with a new story??? Me, of course! Sebelumnya, tolong maafkan judul yang agak lebay ini. Tapi sesuai judulnya, jangan ya, teman-teman. Karena sayalah anak gadis itu 😂 Sebetulnya ini cerita gue di Januari 2026 kemarin. Tiba-tiba gue diajak nyokap untuk nemenin beliau reuni sama teman-temannya di Jogja. Awalnya ga mau ikut karena... Ngapain? Temen-temen gue yang dulu kuliah di Jogja juga udah pada mencar semua setelah lulus, otomatis ga ada yang bisa gue ajak main. Tapi setelah dipikir-pikir, ya udah lah ikut aja. Lumayan nemenin nyokap, biar beliau ga kerepotan juga. Walaupun belum ada rencana mau ke mana pas gue di sana, karena pasti nyokap udah ada agenda sendiri. Malah tadinya tuh cuma mau di rumah sepupu aja di Jogja, kalo pengen keluar ya paling ke Gramedia dan itu tinggal jalan. Sisanya gelap, belum ada rencana lagi wkwkwk, lalu suatu hari, baru inget kalo adek gue pernah tur sendiri di Jogja lewat aplikasi dan pergi ke Keraton Yogyakarta juga. Setelah gue pertimbangkan, kayaknya menarik tuh ke sana—karena belum pernah juga walaupun udah sering ke Jogja. 

Setelah kepikiran rencana untuk ke Keraton, pada akhirnya gue jadi pengen ke mana-mana karena sebelumnya gue ga pernah ke mana-mana sendirian selama di Jogja. Dan berangkatlah kami di bulan Januari naik kereta malam dari Stasiun Pasar Senen dan sampai di Jogja pagi-pagi. Mencoba santai-santai sebentar pas baru sampai, sarapan gudeg, lalu bersantai lagi. Udah mau tidur tuh tadinya. Tapi nyokap gue tiba-tiba bilang "Ayo, kita ke Beringharjo sekarang. Ini kalo ngantuknya diturutin yang ada kita malah ga ke mana-mana dan ga dapet apa-apa". Dengan badan yang masih lemas karena hari pertama haid dan efek ngantuk karena baru sampai, akhirnya gue paksakan untuk bersiap-siap ke Pasar Beringharjo. Disclaimer: It wasn't my first time going to Pasar Beringharjo. Gue udah beberapa kali ke sana, walaupun seringnya gue nemenin belanja aja ataupun kalau gue ikut belanja, cuma sebatas makanan—in this case, Soto Bu Pujo di lantai dua agak ke belakang. 

Sampailah kami berdua di Pasar Beringharjo. Gue saat itu cuma nemenin aja karena sejujurnya badan gue udah capek. Keliling-keliling ngintilin nyokap gue sambil ikutan liat-liat baju batik. DAN DI SINILAH AWAL MULANYA. Ga ada ekspektasi bakal beli sesuatu sepulang dari situ, pure nemenin nyokap gue mencari baju seragam buat Lebaran seperti yang kami lakukan tahun lalu. Lalu setelah lihat beberapa toko "Eh, kok bagus ya?" "Eh, kok menarik ya?" Di situ gue masih menimbang-nimbang, beli apa engga, beli apa engga. Waktu berhenti di satu toko, nyokap gue tertarik nih. Kami ditunjukin baju batik yang motifnya baru aja ada waktu itu. Nyokap gue masih sambil mikir dan mempertimbangkan untuk beli—sambil nawar juga sih. Di situlah gue melihat semacam outer batik. Gue ga paham jenis outer-nya kayak gimana, tapi yang jelas bukan yang macem blazer gitu. Kayak rompi kotak, depan dan belakangnya nyatu, dan ada tali di sampingnya buat diiket biar outer-nya ga lepas-lepas. Ngerti ga maksud gue—semoga ngerti ya? 

I was like, "Well, this looks interesting," and you know what? This outer has my favorite color in it, which is BLUE! Dalam hati gue masih menimbang-nimbang, beli ga ya, beli ga ya. Karena beli baju bukan prioritas gue saat itu, gue tahu kalo baju itu ga gue beli, gue akan kepikiran terus dan berakhir menyesal. Akhirnya gue belilah outer itu. Kalo kalian pikir akan berhenti sampai di situ aja, salah besar. Tapi akan gue lanjutkan nanti. Setelah kami berdua selesai beli seragam Lebaran—dan lain-lain, istirahatlah kami sambil nyari es dawet. Tadinya mau pulang setelah menandaskan es dawet, tapi nyokap bilang mending sekalian aja makan siang. So yeah, akhirnya kami makan siang di Soto Bu Pujo—yang Alhamdulillah masih buka. What a busy day, pikir gue. Setelah itu, kami pulang dan berakhirlah aktivitas di hari itu. 

Kalo kalian pikir hasil belanja satu outer kemarin membuat gue merasa cukup, JAWABANNYA TIDAK YA TEMAN-TEMAN! Besoknya gue pergi sendiri ke Pasar Beringharjo, dan kalian tahu apa? Gue kalap! Setelah 1 outer yang kemarin, gue kembali dan beli 2 lagi—celana dan outer yang berbeda. Malah gue tadinya ada yang mau gue beli barengan celana batik itu, yaitu bolero yang memang satu set sama celananya. Tapi gue pikir ah udahlah, jangan banyak-banyak. Padahal bulan berikutnya waktu adek gue ke Jogja, gue akhirnya nitip bolero pasangannya celana itu—ah, dasar aku pembohong. But it's worth it though, so no regret at all 😁

Selain itu, meskipun judul postingan ini berpusat di Pasar Beringharjo, ga semerta-merta gue berhenti belanja setelah keluar dari situ. Sisanya gue habiskan untuk jajan makanan, dan beli kaos. Dan jujur, selama menghabiskan waktu di Jogja, gue seperti orang yang kena hipnotis, gue seperti tanpa beban ngeluarin duit lebih dari yang biasanya gue habiskan. Lalu menjelang hari terakhir gue di Jogja, gue baru menyadari gue belanja banyak banget, and I was like "Damn, was that me who bought all those things? Did I still have some money left, though?" yang tentu saja gue batin dengan segala rasa khawatir dan penyesalan, but at the same time I'm happy that I could relax a bit and spend something just for myself—meskipun tetep panik juga.

Tapi di luar dari menghabiskan duitnya, itu pertama kalinya gue ngeluyur sendiri di Jogja. Biasanya kalo di sana, gue antara pergi bareng keluarga atau temen sekolah gue dulu yang kuliah di Jogja. Setelah menghabiskan waktu sendiri di sana, ternyata menyenangkan juga ya. Karena kalo menghabiskan waktu sendiri, gue lebih sering di rumah dan kalaupun pergi keluar juga bisa dihitung jari. And this trip that was just supposed to accompany my mom ended up becoming a refreshing trip for me. Mungkin ga akan ada yang langsung berubah setelah pulang dari Jogja, dan kehidupan gue masih akan kembali seperti biasanya. Tapi gue seneng bisa sedikit—atau malah banyak—menghibur diri dari segala kepenatan yang gue hadapi dalam proses nyari kerja—yes, I'm still unemployed. Who knows habis ini jalan gue lebih terang, tujuan gue lebih jelas, dan semangat gue jadi lebih membara dan lebih percaya diri bakal dapet kerja tahun ini. And that's all for today, thank you for coming!

Comments

Popular Posts